PRABUMULIH, Zonamerahnews.id – Desa Pangkul, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, menggelar Sedekah Adat ke-377 dengan meriah pada Rabu (31/12/2025).
Acara yang digelar di Kantor Kepala Desa Pangkul ini menjadi momentum penting untuk melestarikan tradisi leluhur dan mempererat silaturahmi antar warga.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran jajaran pejabat penting Kota Prabumulih, termasuk Walikota dan Wakil Walikota, Kepala Dinas PMD Provinsi, Sekdin Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kebudayaan Sumsel, Sekda Prabumulih, Asisten 1, Danramil 404-02/Prabumulih, Kapolsek Cambai, Kepala Dinas PMD Prabumulih, Camat Cambai, PPUD Desa Pangkul, pimpinan ponpes Tahfidz Qur’an, serta seluruh elemen masyarakat Desa Pangkul.
Acara diawali dengan prosesi pembukaan yang khidmat, dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Kepala Desa Pangkul dan Walikota Prabumulih. Kehadiran para pejabat daerah ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap pelestarian budaya di Desa Pangkul.
Kepala Desa Pangkul, Zakaria Yadi, S.H., M.M., menjelaskan bahwa tradisi Sedekah Adat telah berlangsung selama 377 tahun dan menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah Desa Lembak, cikal bakal Desa Pangkul.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga dan melestarikan budaya nenek moyang ini sebagai penghormatan kepada para pejuang desa terdahulu,” ujarnya.
Zakaria Yadi juga menyampaikan rasa bangganya atas pengakuan dari Kementerian Kebudayaan RI yang telah memberikan sertifikat Sedekah Dusun sebagai warisan budaya nasional, bahkan berpotensi mendunia.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melestarikan budaya nenek moyang yang unik ini. Kami optimis, ini adalah langkah awal menuju Pangkul Emas, yaitu desa yang makmur, adil, dan sejahtera,” harapnya.
Lebih lanjut, Zakaria Yadi berharap Pemerintah Kota Prabumulih dapat memberikan dukungan dalam pengembangan kebudayaan di Desa Pangkul.
“Kami berharap Bapak Walikota terus memberikan perhatian dan dukungan untuk membangun Desa Pangkul agar tidak tertinggal dari desa-desa lain,” tegasnya.
Menanggapi status Desa Persiapan Pangkul Jaya yang belum memenuhi syarat jumlah penduduk untuk menjadi desa mandiri, Zakaria Yadi menjelaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya meningkatkan jumlah penduduk.
“Meskipun belum memenuhi syarat, kami tetap berharap pembangunan di Desa Pangkul terus berlanjut,” pungkasnya.
NB : Dengan semangat melestarikan budaya dan harapan meraih Pangkul Emas, Desa Pangkul terus berbenah diri dan menjalin sinergi dengan berbagai pihak. Semoga tradisi Sedekah Adat ini terus lestari dan menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjungi Desa Pangkul. (DW)















