Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Ketua Team Nawacita–Astacita Presiden Republik Indonesia Dukung Usulan Pengakuan Agama Ta’o di Indonesia

583
×

Ketua Team Nawacita–Astacita Presiden Republik Indonesia Dukung Usulan Pengakuan Agama Ta’o di Indonesia

Sebarkan artikel ini

Liputan Khusus

BOGOR, Zonamerahnews.id – Gelombang aspirasi umat Ta’o di Indonesia semakin menguat. Baru-baru ini, Ruri Jumar Saef, Ketua Team Nawacita–Astacita Presiden Republik Indonesia Ruri Jumar saef menyatakan dukungan penuh terhadap usulan Jemaah dan tokoh agama Ta’o agar diakui sebagai agama resmi oleh Negara Republik Indonesia.

Dukungan ini menandai langkah penting dalam perjuangan panjang komunitas Ta’o yang selama ini berjuang untuk mendapatkan pengakuan konstitusional atas hak beragama mereka.

Momentum pertemuan dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ruri saat menerima surat permohonan dan Kajian Akademik Agama Ta’o Indonesia.

Surat tersebut ditujukan langsung kepada Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto Djoyohadikusumo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Penyerahan dilakukan oleh Shufu Fleming Lika, didampingi Budiarto Tjipto, yang mewakili Jemaah dan tokoh spiritual Ta’o Indonesia.

Acara berlangsung di Desa Naga Wangi, Pancuran Tujuh, Gunung Bunder, Kabupaten Bogor, Jawa Barat- sebuah wilayah yang dikenal sebagai pusat aktivitas spiritual Ta’o di Indonesia.

Dalam pernyataannya, Ruri menegaskan bahwa perjuangan ini memiliki landasan hukum yang kuat yaitu:
• UUD 1945 yang menjamin kebebasan beragama;
• UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM yang menegaskan hak setiap warga negara untuk memeluk agama sesuai keyakinan; dan
• UU No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan yang mengatur pencatatan agama dalam dokumen kependudukan.

Dengan dasar hukum tersebut, pengakuan Agama Ta’o bukan hanya aspirasi komunitas, melainkan bagian dari pemenuhan hak konstitusional warga negara.

Aspirasi Komunitas Ta’o di Indonesia berharap pengakuan resmi akan dapat memberikan ruang ibadah sesuai keyakinan, menjamin hak konstitusional beragama, dan memperkaya keragaman spiritual bangsa dengan nilai harmoni dan keselarasan alam.

Bagi umat Ta’o, pengakuan ini bukan hanya sekedar status administratif belaka, melainkan pengakuan atas identitas spiritual yang telah lama mereka jalani.

Dukungan politik dan sosial dari KetuaTeam Nawacita – Astacita Presiden RI dianggap sebagai sinyal positif. Ruri menekankan bahwa pengakuan Agama Ta’o akan memperkuat semangat kebhinekaan Indonesia.

“Bangsa ini berdiri di atas keberagaman, Taoisme dengan ajaran welas asih dan keselarasan alam akan menjadi bagian penting dalam memperkaya spiritualitas bangsa,” ujarnya.

Meski dukungan politik mulai menguat, tantangan tetap ada. Proses pengakuan agama di Indonesia melibatkan birokrasi panjang, kajian akademis, serta pertimbangan sosial dan politik. Namun, dengan adanya dukungan dari tokoh nasional dan landasan hukum yang jelas, harapan umat Ta’o semakin terbuka.

Liputan khusus ini menyoroti bahwa perjuangan umat Ta’o di Indonesia bukan hanya tentang pengakuan administratif, tetapi juga tentang keadilan, hak asasi, dan kebhinekaan. Dukungan dari Ruri Jumar Saef dan Team Nawacita – Astacita menjadi momentum penting yang bisa membuka jalan bagi pengakuan resmi Agama Ta’o di Indonesia.

Jika langkah ini berhasil, maka Indonesia akan menambah satu lagi warna dalam mozaik spiritualnya, yang memperkuat semboyan “Bhineka Tunggal Ika” dengan menghadirkan Taoisme sebagai bagian sah dari kehidupan beragama bangsa. (Fa)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *