PRABUMULIH, ZonaMerahNews.id – Aksi pencurian dengan sasaran rumah kosong kembali terjadi di Kota Prabumulih. Sebuah rumah di Jalan Pendawa Lima, Kelurahan Cambai, dibobol maling saat pemiliknya sedang mudik ke kampung halaman, Minggu (28/6/2026).
Peristiwa tersebut menghebohkan warga sekitar. Aksi pencurian pertama kali diketahui oleh seorang sopir truk yang tengah memperbaiki kendaraannya tidak jauh dari lokasi kejadian. Ia mengaku sempat melihat dua pria muda yang diduga sebagai pelaku berada di sebuah pondok di samping rumah korban.
“Saya melihat ada dua orang pemuda duduk cukup lama di pondok samping rumah. Mereka sempat menawarkan tali seling kepada saya. Setelah pergi, tidak lama kemudian mereka kembali lagi menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna hitam dan kembali duduk di pondok.
Tak lama setelah itu saya curiga terjadi sesuatu, lalu saya memanggil warga dan memberitahukan bahwa ada orang yang diduga membobol rumah tersebut,” ungkapnya.
Mendapat informasi tersebut, warga langsung berdatangan ke lokasi dan menghubungi Ketua RT setempat. Saat tiba di rumah korban, warga mendapati pintu bagian depan telah rusak dengan engsel yang diduga dicongkel paksa oleh pelaku.
Salah seorang tetangga korban, Mus, kemudian menghubungi keluarga pemilik rumah untuk memberitahukan kejadian tersebut.
“Kamu cepat ke sini, rumah ayuk dibobol maling. Ajak suamimu juga,” kata Mus saat menghubungi keluarga korban.
Mus juga mengaku sempat melihat dua karung dan satu buntalan dibawa oleh orang yang diduga sebagai pelaku. Namun, ia tidak mengetahui isi barang-barang tersebut.
Berdasarkan keterangan warga, aksi pencurian diperkirakan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, saat sebagian besar warga masih beraktivitas sehingga situasi lingkungan relatif sepi.
Ketua RT Langgeng bersama warga kemudian masuk ke dalam rumah untuk memastikan kondisi bangunan sekaligus mendata barang-barang yang diduga hilang.
Berdasarkan informasi awal dari pemilik rumah melalui sambungan telepon, sejumlah barang yang diduga raib antara lain dua tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram, sekitar dua setengah karung beras, serta minyak goreng.
Hingga berita ini diterbitkan, jumlah pasti kerugian maupun barang-barang lain yang hilang masih dalam pendataan karena pemilik rumah belum kembali ke Kota Prabumulih.
Peristiwa pencurian yang terjadi pada siang hari tersebut membuat warga sekitar merasa resah. Mereka khawatir aksi serupa kembali terulang, mengingat kondisi lingkungan yang masih sepi dan minim penerangan jalan.
Ketua RT Langgeng membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila melihat orang atau aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau warga untuk tetap waspada. Jika melihat orang yang mencurigakan, segera laporkan. Kondisi lingkungan yang masih sepi dan minim penerangan jalan membuat kita harus lebih berhati-hati,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang warga menyarankan agar rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di masjid sekitar lokasi segera diperiksa untuk membantu mengidentifikasi pelaku.
“Coba cek CCTV masjid, karena CCTV itu aktif. Mudah-mudahan bisa membantu mengetahui pelakunya,” ujar warga. (Eddy)













