PRABUMULIH, zonamerahnews.id — Pemerintah Desa Karya Mulya, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), Kota Prabumulih, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih melalui Satuan Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Kota Prabumulih, menghadirkan program pendidikan kesetaraan atau Sekolah Paket A, B dan C secara gratis bagi masyarakat.

Program tersebut dilaksanakan melalui kelas jauh program kesetaraan yang dipusatkan di Desa Karya Mulya. Kehadiran program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam membuka akses pendidikan bagi masyarakat yang belum memiliki kesempatan menyelesaikan pendidikan formal.
SPNF SKB Kota Prabumulih merupakan satuan pendidikan nonformal berstatus negeri yang berada di bawah pemerintah Kota Prabumulih. Melalui program ini, masyarakat dapat mengikuti pendidikan kesetaraan mulai dari Paket A setara SD, Paket B setara SMP, hingga Paket C setara SMA tanpa dipungut biaya.

Kepala Desa Karya Mulya, Miril Piracha, A.Md, mengatakan, kerja sama tersebut secara resmi dilakukan antara Pemerintah Desa Karya Mulya dengan SPNF SKB Kota Prabumulih sebagai upaya memberikan kemudahan kepada masyarakat desa dan wilayah sekitar untuk memperoleh layanan pendidikan.
“Program ini kami hadirkan untuk membantu masyarakat yang putus sekolah, masyarakat kurang mampu, maupun warga yang sudah melewati usia sekolah tetapi membutuhkan ijazah melalui program pendidikan kesetaraan,” ujar Miril.
Ia menegaskan, seluruh proses pendidikan yang diselenggarakan SPNF SKB Kota Prabumulih, mulai dari pendaftaran, proses kegiatan belajar mengajar (KBM), hingga pembagian ijazah, tidak dipungut biaya atau gratis.

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Desa Karya Mulya memberikan dukungan penuh dengan membantu memfasilitasi serta mengoordinasikan warga belajar yang berminat mengikuti program tersebut. Pemdes juga menyediakan fasilitas ruang kelas untuk menunjang pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.

“Pemerintah Desa Karya Mulya sangat mendukung program ini. Kami siap membantu mengkoordinir warga yang ingin mengikuti pendidikan kesetaraan dan menyediakan fasilitas tempat belajar agar program ini dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.
Nantinya, kegiatan belajar mengajar kelas jauh tersebut akan dilaksanakan di Desa Karya Mulya, tepatnya di Kantor Desa Karya Mulya, sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Program pendidikan kesetaraan ini diharapkan dapat memperluas kesempatan masyarakat untuk mendapatkan pendidikan tanpa terkendala usia, kondisi ekonomi maupun jarak. Selain memperoleh pengetahuan dan keterampilan, warga belajar juga berkesempatan mendapatkan ijazah pendidikan kesetaraan sesuai jenjang yang diikuti.
Pemerintah Desa Karya Mulya mengajak masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan SD, SMP maupun SMA dan memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.
Informasi mengenai persyaratan, mekanisme serta jadwal pendaftaran dapat dilihat melalui pamflet yang telah disediakan oleh Pemerintah Desa Karya Mulya dan SPNF SKB Kota Prabumulih.
Dengan adanya kelas jauh ini, Pemerintah Desa Karya Mulya berharap tidak ada lagi masyarakat yang terkendala untuk mendapatkan pendidikan.
“Harapan kami, program ini benar-benar dimanfaatkan masyarakat. Pendidikan merupakan hak semua warga, dan melalui kerja sama ini kami ingin memastikan akses pendidikan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Miril Piracha.
(Fa)













