PRABUMULIH, Zonamerahnews.id –
Drainase anak sungai Kelekar yang melintas sekitar Kantor Lurah Kelurahan Muara Dua (induk), tepatnya di RT 002 RW 002 Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih mengalami longsor pada Minggu (08/02/2026). Kejadian tersebut membuat salah satu rumah warga terancam ambruk. (08/02/2026).
Drainase yang merupakan bangunan milik pemerintah tersebut mengalami kerusakan yang menyebabkan tanah di sekitarnya longsor, mengancam struktur rumah warga di lokasi tersebut.
Menurut warga setempat, mereka telah menghubungi dan memohon solusi serta perhatian dari Lurah Kelurahan Muara Dua (induk) Adi Setiawan,.S.E melalui pesan WhatsApp, namun hingga saat ini belum mendapatkan respon sama sekali.
“Kita sudah berusaha menghubungi Bpk. Adi Setiawan karena drainase ini milik pemerintah, bukan pribadi. Kita kirimkan pesan melalui WhatsApp dan yakin bahwa pesan tersebut sudah dilihat.
Namun sayangnya tidak ada tanggapan sama sekali, padahal kondisi rumah kita sudah sangat berbahaya,” ujar salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Warga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian nyata terhadap masalah drainase ini, bukan hanya menerima laporan melalui pesan WhatsApp atau sekadar membacanya tanpa tindakan konkret.
Harusnya lurah ketika sudah melihat isi pesan WhatsApp langsung menjawab dan memberikan respon yang jelas kepada warga, bukan malah acuh tak acuh.
Apakah begini potret pemimpin kelurahan yang diharapkan warga Muara Dua pada tahun 2026.
Beberapa langkah telah direncanakan oleh warga untuk mengatasi masalah ini, antara lain melaporkan ke Kantor Kecamatan Prabumulih Timur, mendokumentasikan kondisi lokasi secara rinci, membentuk kelompok warga untuk menyampaikan keluhan secara bersama-sama, serta menghubungi Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Prabumulih untuk mendapatkan bantuan perbaikan drainase yang rusak.















