Example floating
Example floating
Banner
PRABUMULIH

PRAMUKA BANGKIT LAGI! SMK PGRI 2 PRABUMULIH WAJIBKAN KELAS X IKUT KEGIATAN KEPRAMUKAAN

29
×

PRAMUKA BANGKIT LAGI! SMK PGRI 2 PRABUMULIH WAJIBKAN KELAS X IKUT KEGIATAN KEPRAMUKAAN

Sebarkan artikel ini

Dari Vakum Kembali Bergerak, Ambalan Mohammad Hatta–Fatmawati Siapkan Perata dan Targetkan SKU Bantara

PRABUMULIH, zonamerahnews.id — Setelah cukup lama vakum, kegiatan kepramukaan di Gugus Depan 02.115–02.116 pangkalan SMK PGRI 2 Prabumulih akhirnya kembali bergeliat.

Latihan perdana digelar Jumat (2/10/2026), menandai dimulainya kembali aktivitas kepramukaan di lingkungan sekolah sekaligus menjadi langkah awal membangun kembali eksistensi Ambalan Mohammad Hatta dan Fatmawati.

Kembalinya kegiatan Pramuka tersebut bukan sekadar menghidupkan kembali latihan rutin. Kepala SMK PGRI 2 Prabumulih sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) 02.115–02.116, Desi Indriyani, S.Pd, mengambil kebijakan untuk mewajibkan seluruh siswa dan siswi kelas X mengikuti ekstrakurikuler kepramukaan.

Kebijakan itu menjadi sinyal bahwa Pramuka kembali ditempatkan sebagai bagian penting dalam proses pembinaan peserta didik, khususnya dalam membentuk karakter, kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab dan jiwa kepemimpinan.

Bukan Sekadar Seremonial

Desi menegaskan, kegiatan Pramuka tidak boleh hanya menjadi aktivitas tambahan atau sekadar seremonial. Menurutnya, kepramukaan harus mampu menjadi ruang pendidikan karakter yang memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik.

“Pramuka kita jadikan sebagai salah satu media pendidikan karakter bagi anak-anak didik. Harapannya mereka tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga disiplin, bertanggung jawab, mandiri, memiliki jiwa kepemimpinan dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Desi.

Latihan perdana tersebut dihadiri para pembina dan guru, di antaranya Muammar Fadlan Prayoga, S.Pd, Ayu Wulan Febriani, SE, Riski Dwi Anjani, S.Kom dan Mersi Ulpa.

Turut hadir pula pengurus Dewan Ambalan yang telah terbentuk sebagai motor penggerak kegiatan kepramukaan di tingkat Penegak.

Dewan Ambalan Mulai Didorong Bergerak

Momentum latihan perdana juga dimanfaatkan untuk menyampaikan arah program kerja Ambalan Mohammad Hatta dan Fatmawati untuk periode Oktober hingga Desember 2026.

Pembantu Pembina Ambalan, Fandri Heri Kusuma, C.PS, C.IJ, C.Neg, menyampaikan bahwa kebangkitan kembali kegiatan Pramuka harus dibarengi dengan program yang jelas, terukur dan berkelanjutan.

Tidak cukup hanya berkumpul setiap Jumat. Dewan Ambalan dituntut mulai mengambil peran dalam mengelola kegiatan dan membangun tradisi kepramukaan di pangkalan.

“Kita ingin kegiatan Pramuka ini benar-benar hidup kembali. Bukan sekadar hadir, latihan, kemudian selesai. Dewan Ambalan harus mulai belajar mengelola organisasi, menyusun program dan bertanggung jawab terhadap kegiatan ambalan,” kata Fandri.

Salah satu agenda yang mulai dipersiapkan adalah Perata atau Perkemahan Akhir Tahun yang direncanakan digelar pada penghujung 2026.

Kegiatan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu momentum penting dalam menyambut dan membina calon tamu ambalan tahun 2026/2027 pada Ambalan Mohammad Hatta dan Fatmawati.

Jumat Depan Mulai Bidik SKU Bantara

Tak berhenti pada program perkemahan, Dewan Ambalan juga mulai diarahkan untuk melakukan pembinaan yang lebih terukur.

Mulai latihan Jumat mendatang, anggota Dewan Ambalan ditargetkan mulai melaksanakan pengisian dan pengujian Syarat Kecakapan Umum (SKU) Penegak Bantara.

SKU menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pembinaan Pramuka Penegak karena anggota tidak hanya dituntut aktif mengikuti latihan, tetapi juga harus memiliki kecakapan dan kemampuan yang sesuai dengan tahapan pembinaan.

“Mulai Jumat depan kita targetkan Dewan Ambalan sudah mulai mengarahkan pengisian dan pengujian SKU Penegak Bantara. Jadi anggota memiliki target kecakapan yang jelas, bukan hanya aktif hadir dalam latihan,” tegas Fandri.

Targetnya: Pramuka Aktif, Bukan Sekadar Nama

Kembali aktifnya Gugus Depan 02.115–02.116 menjadi momentum untuk membangun kembali kegiatan kepramukaan di SMK PGRI 2 Prabumulih.

Dengan dukungan kepala sekolah, pembina, dewan guru dan Dewan Ambalan, kegiatan Pramuka diharapkan tidak kembali berhenti di tengah jalan.

Pramuka diharapkan menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus laboratorium kepemimpinan bagi siswa. Dari latihan rutin, penguasaan keterampilan, pengisian SKU, kegiatan sosial hingga perkemahan, seluruh proses diarahkan untuk membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, mampu bekerja sama dan siap menjadi pemimpin.

Kebangkitan Pramuka di SMK PGRI 2 Prabumulih kini dimulai kembali.

Bukan sekadar menghidupkan latihan, tetapi membangun kembali tradisi. Bukan sekadar memenuhi kegiatan ekstrakurikuler, tetapi menyiapkan kader Penegak yang memiliki karakter dan kepemimpinan.

(Fa)

Banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *