Example floating
Example floating
PRABUMULIH

MENGAMALKAN DASA DARMA: PRAMUKA HARUS BERTANGGUNG JAWAB DAN DAPAT DIPERCAYA

23
×

MENGAMALKAN DASA DARMA: PRAMUKA HARUS BERTANGGUNG JAWAB DAN DAPAT DIPERCAYA

Sebarkan artikel ini

Transparansi Pengelolaan Keuangan Organisasi Jadi Bagian Penting Menjaga Kepercayaan Anggota

PRABUMULIH, zonamerahnews.id — Gerakan Pramuka bukan sekadar organisasi kepemudaan yang menjalankan berbagai kegiatan pendidikan dan pembinaan karakter. Di dalamnya terdapat nilai-nilai moral yang menjadi pedoman setiap anggotanya, salah satunya sebagaimana tertuang dalam Dasa Darma Pramuka: “Patuh dan suka bermusyawarah” serta “Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.”

Nilai tersebut semestinya tidak hanya diucapkan dalam kegiatan kepramukaan, upacara, maupun forum organisasi, tetapi juga diwujudkan dalam setiap tindakan, termasuk dalam menjalankan amanah organisasi dan mengelola keuangan.

Dalam sebuah organisasi, terlebih organisasi pendidikan karakter seperti Gerakan Pramuka, transparansi atau keterbukaan merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan. Setiap pengurus maupun anggota yang diberikan amanah mengelola dana organisasi harus mampu mempertanggungjawabkan penggunaannya secara terbuka sesuai ketentuan organisasi.

Keterbukaan bukan berarti membuka seluruh informasi tanpa batas, melainkan memberikan informasi yang memang menjadi hak anggota dan pengurus untuk diketahui, khususnya menyangkut sumber penerimaan, penggunaan dana, serta pertanggungjawaban kegiatan.

Jangan sampai ketidakterbukaan dalam pengelolaan keuangan justru menciptakan “tanda tanya-tanda tanya” di tengah anggota maupun pengurus lainnya.

Ketika pertanyaan muncul tetapi tidak mendapatkan penjelasan yang memadai, maka persoalannya bukan lagi sekadar soal angka atau administrasi. Lebih jauh, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi ketidakpercayaan terhadap pengurus dan organisasi.

Padahal, kepercayaan merupakan modal utama dalam menjalankan organisasi.

Seorang anggota Pramuka yang diberikan amanah, baik sebagai pengurus, panitia kegiatan maupun pihak yang mengelola keuangan, seyogianya memahami bahwa setiap amanah memiliki konsekuensi pertanggungjawaban.

Bertanggung jawab berarti siap menjelaskan apa yang telah dilakukan. Sedangkan dapat dipercaya berarti mampu menjaga amanah dan memberikan pertanggungjawaban ketika diminta.

Karena itu, pengelolaan keuangan organisasi Pramuka idealnya dilakukan dengan prinsip tertib administrasi, transparan, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.

Apalagi apabila dana tersebut bersumber dari iuran anggota, kontribusi peserta, bantuan orang tua, sumbangan, maupun sumber lain yang berkaitan langsung dengan kegiatan anggota.

Anggota dan orang tua yang telah memberikan dukungan finansial tentu memiliki harapan agar dana tersebut digunakan sesuai peruntukan dan dikelola secara bertanggung jawab.

Jangan biarkan persoalan administrasi yang seharusnya sederhana berubah menjadi persoalan kepercayaan.

Transparansi bukanlah ancaman bagi organisasi. Sebaliknya, keterbukaan justru menjadi sarana untuk melindungi pengurus, anggota, dan organisasi dari prasangka maupun kesalahpahaman.

Jika seluruh proses dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan, maka tidak akan ada ruang bagi berkembangnya berbagai dugaan atau pertanyaan yang tidak perlu.

Gerakan Pramuka memiliki misi besar dalam membentuk generasi yang berkarakter. Karena itu, nilai-nilai yang diajarkan kepada peserta didik juga harus tercermin dalam tata kelola organisasinya.

Pramuka harus menjadi contoh dalam kejujuran, tanggung jawab, amanah dan keterbukaan.

Sebab pada akhirnya, kepercayaan tidak cukup hanya diminta—kepercayaan harus dibangun melalui sikap dan tindakan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dan ketika sebuah organisasi mampu menjaga transparansi, maka anggota tidak hanya merasa menjadi bagian dari organisasi, tetapi juga merasa dihargai, dilibatkan dan dipercaya.

“Penulis merupakan Pembina Pramuka yang telah mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Angkatan IX Tahun 2026 Kwarcab Prabumulih”.

Fandri Heri Kusuma, CPS                           Ketua Satgas Pramuka Peduli

Salam Pramuka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *