PRABUMULIH, zonamerahnews.id – Kursus Mahir Dasar (KMD) Angkatan IX Tahun 2026 Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Prabumulih resmi ditutup melalui kegiatan pendidikan di alam terbuka dalam bentuk perkemahan yang berlangsung pada 24–26 Juli 2026 di Komplek Islamic Center, Jalan Lingkar Kota Prabumulih.

Perkemahan yang menjadi puncak sekaligus penutupan rangkaian KMD IX tersebut diikuti oleh 93 peserta, setelah sebelumnya melalui proses pembelajaran dan seleksi sejak awal pelaksanaan kursus. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para calon Pembina Pramuka untuk mengaplikasikan ilmu, keterampilan, serta nilai-nilai kepramukaan yang telah diperoleh selama mengikuti kursus.
Suasana penuh semangat dan kekeluargaan terasa pada Sabtu malam, 25 Juli 2026, saat seluruh peserta mengikuti Upacara Api Unggun, yang merupakan salah satu tradisi dan agenda rutin dalam setiap kegiatan perkemahan Pramuka menjelang berakhirnya sebuah kegiatan.

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Prabumulih, Hermanto, SH, melalui Sekretaris Kwarcab Taftazani, S.Pd., MM, menyampaikan bahwa api unggun bukan sekadar simbol dalam kegiatan perkemahan, tetapi memiliki makna filosofis yang sangat mendalam bagi setiap anggota Pramuka.
Menurutnya, nyala api unggun melambangkan semangat yang tidak pernah padam dalam mengabdi kepada bangsa, negara, masyarakat, dan Gerakan Pramuka. Api yang menyala juga menjadi simbol penerang dalam kehidupan, yang mengingatkan setiap anggota Pramuka agar senantiasa menjadi pribadi yang mampu memberikan manfaat, keteladanan, serta membawa cahaya kebaikan bagi lingkungan sekitarnya.

“Sebagaimana api unggun yang mampu menghangatkan dan menerangi kegelapan, seorang Pembina Pramuka juga diharapkan mampu menjadi sumber inspirasi, membimbing generasi muda, serta menanamkan nilai-nilai karakter, disiplin, kepedulian, dan pengabdian,” ungkap Taftazani dalam amanatnya.
Usai pelaksanaan Upacara Api Unggun, kegiatan dilanjutkan dengan hiburan ala Pramuka yang menampilkan kreativitas, kekompakan, serta kebersamaan antar peserta. Suasana keakraban yang terjalin selama mengikuti KMD menjadi penutup indah sebelum memasuki prosesi yang paling sakral dalam rangkaian kursus.

Tepat pukul 00.00 WIB, seluruh peserta mengikuti prosesi Ulang Janji. Dalam suasana hening yang hanya diterangi cahaya lilin, para calon Pembina Pramuka yang telah menyelesaikan Kursus Mahir Dasar dengan khidmat mengucapkan kembali Tri Satya sebagai Kode Kehormatan Gerakan Pramuka.
Prosesi tersebut menjadi simbol penguatan komitmen moral dan pengabdian sebagai calon Pembina Pramuka untuk senantiasa mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjalankan tugas pembinaan terhadap generasi muda dengan penuh tanggung jawab.
Melalui rangkaian penutupan KMD IX Tahun 2026 ini, Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Prabumulih berharap seluruh lulusan Kursus Mahir Dasar mampu menjadi Pembina Pramuka yang profesional, berkarakter, serta mampu mencetak generasi muda yang beriman, disiplin, mandiri, peduli, dan memiliki jiwa kepemimpinan sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Dasa Dharma dan Tri Satya Gerakan Pramuka.
#indonesiascoutjurnalist













