JAKARTA, Zonamerahnews.id_
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam program kedaulatan pangannya berfokus pada pencapaian swasembada pangan dalam 3 (tiga) tahun kedepan dengan memastikan keterjangkauan harga, meningkatkan produksi, dan gizi masyarakat. Strateginya yaitu meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), modernisasi pertanian, peningkatan harga gabah, serta hilirisasi produk pangan.
Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Ir. H. Lanosin, ST., MT atau yang lebih dikenal Enos telah berkomitmen kuat untuk mewujudkan daerahnya sebagai lumbung pangan Nasional melalui visi kedaulatan pangan Kabupaten OKU Timur.
Dengan fokus utamanya yaitu peningkatan produksi beras, optimalisasi lahan rawa (OPLAH), cetak sawah baru, dan pengembangan food estate yang terintegrasi. Pencapaian dan prestasi yang telah diraih H. Lanosin (Enos) telah diakui dengan penghargaan Satyalencana Wira Karya langsung dari Presiden Republik Indonesia.
Ketua Team Astacita Presiden Republik Indonesia, Ruri Jumar Saef memberikan apresiasi kepada Bupati OKU Timur Provinsi Sumatera Selatan, Ir. H. Lanosin (Enos) atas komitmennya untuk mewujudkan Kabupaten OKU Timur sebagai lumbung pangan Nasional.
OKU Timur pernah menduduki peringkat ke-4 peningkatan produksi beras Nasional pada tahun 2025 lalu, dengan strategi pertaniannya Bupati H. Lanosin (Enos) menekankan pada pengembangan food estate, mekanisasi pertanian, serta penggunaan irigasi teknis yang baik, khususnya pada wilayah sentra seperti Belitang.
Tidak hanya itu, Bupati OKU Timur pun melakukan peningkatan produksi melalui cetak sawah baru serta optimalisasi lahan rawa.
H. Lanosin (Enos) sangat memahami bahwa pangan merupakan pilar kedaulatan negara, sehingga beliau menjadikan target tersebut sebagai agenda strategis untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia dengan adanya kontribusi Kabupaten OKU Timur yang saat ini dipimpinnya. (Fa)



