Muara Enim, Zonamerahnews.id – Insiden senggolan antara mobil dinas Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., dengan sebuah angkutan di Desa Dangku, Kabupaten Muara Enim, masih menyisakan tanda tanya besar.
Warga dan LSM Gempita menyoroti kurangnya informasi dan kesan penutupan terkait kejadian ini.
“Kejadian ini seperti ditutupi dan seolah dibungkam,” ungkap seorang warga yang menyampaikan informasi kepada LSM Gempita.
Detail mengenai insiden ini belum jelas, termasuk agenda atau kegiatan Bupati Muara Enim di Desa Dangku saat kejadian.
Muncul spekulasi bahwa kunjungan tersebut mungkin terkait pengecekan jembatan, namun belum ada konfirmasi resmi.
Pihak Humas dan Protokol Kabupaten Muara Enim memilih untuk bungkam, menambah ketidakpastian dan spekulasi di kalangan masyarakat.
Ketidakjelasan ini disayangkan oleh LSM Gempita, yang berharap agar pihak terkait dapat memberikan klarifikasi yang transparan mengenai insiden tersebut serta tujuan kunjungan Bupati ke Desa Dangku.
Budi Rizkiyanto, perwakilan LSM Gempita, menyayangkan adanya kesan penutupan informasi ini dan berharap agar pihak terkait dapat memberikan klarifikasi yang transparan mengenai insiden tersebut serta tujuan kunjungan Bupati ke daerah Niru.















