PRABUMULIH, zonamerahnews.id — Ketua Satgas Pramuka Peduli Kota Prabumulih, Fandri Heri Kusuma, C.PS, C.IJ, C.Neg, menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIS SMP Negeri 8 Prabumulih periode 2026/2027, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan LDK yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.30 WIB tersebut diikuti oleh 40 peserta yang merupakan pengurus OSIS SMPN 8 Prabumulih periode 2026/2027. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam membekali para pengurus OSIS dengan pengetahuan, keterampilan, sikap kepemimpinan, serta kemampuan berorganisasi.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala SMPN 8 Prabumulih, Ricky Syahruddin, S.Ag., M.Si., didampingi Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan Dedy Ariyanto, S.Pd. selaku Ketua Panitia, Waka Humas Yeni Anita Sari, S.Pd., M.Pd., Waka Kurikulum Haryani Indah Sari, S.Pd., M.Pd., serta Pembina OSIS Pa’i, S.Pd.
Dalam sambutannya, Ricky Syahruddin meminta seluruh peserta LDK agar mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan serius dan penuh perhatian.
Ia menekankan bahwa LDK bukan sekadar kegiatan seremonial bagi pengurus OSIS, tetapi menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh bekal pengetahuan dan pengalaman yang dapat diterapkan dalam menjalankan roda organisasi di sekolah.
“Para peserta harus fokus dan serius dalam menggali ilmu serta pengalaman dari para pembicara atau narasumber. Narasumber yang kita hadirkan dalam LDK kali ini benar-benar orang yang memiliki kompetensi di bidangnya,” ujar Ricky.

Menurutnya, kemampuan kepemimpinan tidak cukup hanya diperoleh melalui teori, tetapi juga membutuhkan proses belajar, pengalaman, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi dan kemampuan bekerja sama.
Sementara itu, salah satu narasumber yang memberikan materi dalam kegiatan tersebut adalah Ketua Satgas Pramuka Peduli Kota Prabumulih, Fandri Heri Kusuma, C.PS, C.IJ, C.Neg.

Dalam penyampaian materinya, Fandri memberikan pembekalan kepada para peserta mengenai pentingnya kepemimpinan, tanggung jawab seorang pemimpin, komunikasi dalam organisasi, kerja sama tim, kedisiplinan serta bagaimana menjadi seorang pemimpin yang mampu memberikan keteladanan bagi anggota maupun lingkungan di sekitarnya.
Fandri juga mendorong para pengurus OSIS untuk tidak memandang organisasi hanya sebagai jabatan atau struktur kepengurusan, melainkan sebagai wadah pembelajaran untuk membentuk karakter, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, mengambil keputusan dan menyelesaikan persoalan secara bersama-sama.

Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu memberikan instruksi, tetapi juga harus mampu menjadi contoh, mendengarkan orang lain, membangun kekompakan dan bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil.
“Menjadi pengurus OSIS merupakan kesempatan untuk belajar menjadi seorang pemimpin. Karena itu, manfaatkan proses ini untuk membangun karakter, belajar bertanggung jawab, berkomunikasi dengan baik dan mampu bekerja sama dengan seluruh unsur di sekolah,” pesan Fandri kepada para peserta.
Ia juga mengingatkan agar para peserta tidak takut untuk belajar dari kesalahan. Menurutnya, proses organisasi di lingkungan sekolah merupakan ruang yang tepat bagi generasi muda untuk belajar mengambil keputusan sekaligus memahami konsekuensi dari setiap keputusan tersebut.

Kegiatan LDK OSIS SMPN 8 Prabumulih periode 2026/2027 diharapkan dapat melahirkan pengurus OSIS yang memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja dalam tim serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekolah.
Dengan bekal yang diperoleh selama LDK, para pengurus OSIS diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik dan menjadi motor penggerak berbagai kegiatan positif di SMPN 8 Prabumulih selama masa kepengurusan 2026/2027.
#scoutjurnalist













